Februari 15, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

DPRD Tabalong, 4 SKPD Serapan Anggaran Kurang dari 85 Persen Tahun 2023

oplus_2

Bagikan Berita di Atas

Loading

TANJUNG, TRIBUNEPLUSONLINE.COM.
Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah ( DPRD) Kabupaten Tabalong   melaksanakan Rapat Anggaran (Banggar)  Bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD  Kabupaten Tabalong

Rapat tersebut dipimpin langsung  oleh Wakil ketua satu DPRD Kabupaten Tabalong Jurni SE  bersama anggota di ruang rapat pimpinan lantai satu Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten  ( Rabu  19 / 06/ 2024  )

Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tabalong membahas  Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran. 2023 Anggaran Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Anggaran Dinas Perkebunan dan Peternakan, Anggaran Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB, Anggaran BKPSDM Kabupaten Tabalong. Keempat Dinas ini pada tahun 2023 serapan anggarannya dibawah 85 persen.

oplus_2

Menurut Wakil ketua  satu  DPRD Kabupaten Tabalong. Jurni SE  Dewan senja mengundang 4 SkPD ini di keenakan Serapan Anggaran mereka selama Tahun 2023  berada di bawah 85 persen, ” kami ingin tau apa yang menjadi kendala hingga serapan  mereka di bawah target ” kata Wakil ketua satu.

oplus_2

DPRD meminta kepada SKPD  terkait agar dalam melaksanakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi prioritas termasuk bantuan ternak  yang arahnya pada kelompok tani , ” sebagai contoh  bantuan sapi  yang diserahkan kan pada kelompok, kami juga meminta  agar bantuan ternak langsung diserahkan pada yang berhak menerima ” kata Supriani.
Terkait dengan jumlah Stunting dewan tidak   memiliki data, termasuk jumlah angka Stunting  dan cara memperbaiki Gizi untuk mencegah angka Stunting.

Pada kesempatan yang  sama kepada Dinas Peternakan M. Soleh menjelaskan, Bantuan kepada petani ternak berupa Sapi bali yang merupakan domestikasi dari banteng, sapi ini dikenal keunggulannya secara internasional. Sapi ini juga diakui oleh dunia sebagai sapi ras asli Indonesia dan disebut Bali Cattl
Dinas memilih sapi Bali untuk di distribusikan kepada petani peternak lanjut Kepala DISBUNNAK dikenakan Sapi Bali ini bisa makan selain makanan Hijau . Untuk meningkatkan produktivitas ternak dihadapkan pada keterbatasan jumlah hijauan pakan ternak khususnya di musim kemarau, perlu dicarikan pakan alternatif untuk mensubstitusi rumput lapangan/HMT. Salah satu alternatif untuk penyediaan pakan yang murah dan kompetitif adalah melalui pemanfaatan limbah pertanian terutama jerami padi.
” Batang jerami cukup banyak di kabupaten Tabalong, namun perlu dilakukan pengolahan/fermentasi, Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan jerami padi terfermentasi terhadap produktivitas sapi Bali ” Kata kepala DISBUNNAK ( reldprdtab )
Editor: Khatun Fatimah tribuneplusonline.com.