Mei 17, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

H. Akhmad Helmi, S.H. Ajak Masyarakat Terapkan Makna Pancasila di Kehidupan Sehari-hari

Bagikan Berita di Atas

TANJUNG,TRIBUNEPLUSONLINE.COM Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tabalong H.Akhmad Helmi SH kembali turun ke masyarakat sosialisasikan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan guna mengembangkan persatuan Indonesia dan cinta tanah air serta tidak memberikan tempat pada patriotisme yang picik.

Politisi Partai PKB Dapil Tanjung dan Tanta yang akrab di panggil H.Helmi , berkunjung ke Kecamatan Tanjung , Desa Juai yang termasuk dalam wilayah daerah pemilihannya, tepatnya di Halaman Kantor Kepala Desa sebagai titik Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Ideologi Pancasila pada Selasa (17/10/ 2023)

Sosialisasi yang menyasar peserta adalah masyarakat, pelajar dan mahasiswa di daerah tersebut dengan memiliki wawasan kebangsaan serta mengembangkan sikap nasionalisme dalam menghadapi era globalisasi.

Dengan begitu, nantinya nilai-nilai kebangsaan yang diperoleh selanjutnya dapat disampaikan kepada anaknya dan di amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita harapkan pada hari ini lebih meningkatkan pengamalan Pancasila bagi lingkungan kita, di kehidupan sehari-hari, nantinya itu disampaikan oleh para orang tua kepada anak -anak mereka dalam rangka pengamalan Pancasila,” ujar politikus Partai PKB ini.

Dalam kegiatan ini, H. Akhmad Helmi SH turut mengundang Kapten INF Budiono

sebagai narasumber yang menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan. Budiono memaparkan secara teori pengertian wawasan kebangsaan merupakan cara pandang Bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah yang dilandasi Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Namun Budiono menekankan kepada para peserta yang hadir agar tidak hanya memahami konsep teorinya saja, namun benar-benar dapat menerapkannya di kehidupan sehari-hari dari mulai lingkup yang terkecil yakni keluarga dan lingkungan sekitar.

“Di era globalisasi ini jangan mudah terhasut orang, bahkan jika itu tetangga sendiri, itu salah satu contoh paling kecilnya. Kita harus berwawasan kebangsaan, kesatuan harus kita pupuk.

Belum dulu kita bicara pemecah belah bangsa seperti terorisme, separatisme, dan sebagainya, dimulai dari hal kecil saja bagaimana kita misalnya menghadapi tetangga yang berbeda agama dengan kita, sopan santun, kita tanamkan itu kepada anak-anak kita sejak kecil,” ujar Kapten INF Budiono. (rell)

Editor: RiyanMaulana.tribuneplusonline.com

Loading