TABALONG, TRIBUNEPLUSONLINE.COM Polsek Jaro melalui Bhabinkamtibmas Desa Muang melaksanakan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pakan hibrida di lahan pertanian Desa Muang, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (28/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Jaro Iptu Agus Supriyanto melalui Bhabinkamtibmas Desa Muang Aiptu Jamil Ripani sebagai bentuk pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Dari hasil pengecekan diketahui lahan jagung tersebut dikelola oleh Muhammad Hendriyadi dengan luas sekitar 1 hektare. Jenis tanaman yang dibudidayakan merupakan jagung pakan dengan pola tanam monokultur.
Tanaman jagung saat ini berumur sekitar 12 minggu, terhitung sejak ditanam pada 12 Juni 2026. Masa panen diperkirakan pada Oktober 2026, sementara perkiraan hasil panen belum dapat dipastikan karena masih bergantung pada perkembangan tanaman hingga memasuki masa panen.
Lahan tersebut merupakan lahan milik perorangan dengan sumber air yang masih mengandalkan tadah hujan.
Dalam pengecekan, ditemukan sejumlah kendala yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan hasil produksi. Kondisi lahan yang bergantung pada curah hujan membuat tanaman sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Cuaca yang cukup panas dan belum turunnya hujan menyebabkan perkembangan tanaman menjadi lebih lambat.
Kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat memengaruhi produktivitas hingga berpotensi menyebabkan gagal panen apabila berlangsung dalam waktu yang panjang.
Selain faktor cuaca, tanaman jagung juga memiliki potensi gangguan berupa serangan hama dan penyakit, antara lain ulat grayak (Spodoptera frugiperda), penyakit bulai, hawar daun, busuk batang, serta busuk tongkol yang dapat menurunkan kualitas maupun kuantitas hasil panen.
Bhabinkamtibmas Desa Muang terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pengelola lahan guna mengetahui perkembangan tanaman serta mengantisipasi berbagai kendala yang dapat menghambat produksi.
Kegiatan penanaman dan pemantauan tanaman jagung pakan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya melalui peningkatan produksi komoditas pertanian di wilayah Kabupaten Tabalong.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polri melalui jajaran kewilayahan akan terus mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.
“Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap kegiatan pertanian masyarakat. Selain untuk memastikan perkembangan tanaman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi petani, sehingga dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ujar Kasi Humas.
Menurutnya, kondisi cuaca dan ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan budidaya jagung. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan langkah antisipasi bersama agar tanaman dapat berkembang dengan baik hingga masa panen.
“Harapannya, tanaman jagung yang saat ini dibudidayakan dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan panen yang baik, sehingga turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.(rel)
Editor, khayatun fatimah tribuneplusonline.com
Berita Terkait
Hujan Dan Angin Kencang Sebabkan Tirai Pelindung Pasar Kapar Ambruk
Desa Kapar Ikuti Penilaian Lomba Ber-PHBS Tingkat Kalsel
Pemkab Tabalong Gelar Penyerahan Dana Hibah Pada Parpol