September 8, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

‎BNNK Tabalong Perkuat Sinergi Pendidikan melalui PKS Integrasi Kurikulum Anti Narkoba

Bagikan Berita di Atas

‎‎Tanjung — TRIBUNEPLUSONLINE.COM Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong memperkuat sinergi dengan sektor pendidikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

‎‎Penandatanganan ini dilakukan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Selasa (1/9).‎‎

Penandatanganan PKS yang berlangsung di Aula Kantor BNNK Tabalong tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).‎‎

Khususnya melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba serta pelaksanaan Program SINARI dan SERASI Berjaya di lingkungan pendidikan.

‎‎Kegiatan dihadiri oleh Kadisdikbud, Gusti Judid Ihsan Permana dan Kepala Kemenag, H Sahidul Bakhri, serta seluruh staf BNNK.‎‎

Kepala BNNK Tabalong AKBP HM Tukiman  dalam sambutannya menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan P4GN di lingkungan pendidikan.‎‎

Menurutnya, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama lingkungan sekolah dan madrasah, yang memiliki peran penting dalam membangun ketahanan diri peserta didik.

‎‎“PKS ini merupakan komitmen bersama dalam memperkuat pelaksanaan P4GN di lingkungan pendidikan, khususnya melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba serta Program SINARI dan SERASI Berjaya,” ujarnya.

‎‎Ia juga menekankan pentingnya peran tenaga pendidik, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkotika.‎‎

Sementara itu, Kadisdikbud menyampaikan terima kasih kepada BNNK Tabalong atas fasilitasi pelaksanaan PKS.‎‎Ia juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut melalui koordinasi dengan satuan pendidikan.

‎‎”Implementasi program P4GN dan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pencegahan dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter dan ketahanan peserta didik,” katanya.‎‎

Terpisah, Kepala Kemenag berharap PKS yang telah ditandatangani dapat segera ditindaklanjuti melalui pelaksanaan program P4GN secara nyata di lingkungan madrasah dan satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama.

‎‎“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan sehat dari narkoba,” pungkasnya.‎