0-0x0-0-0#
Tanjung – TRIBUNEPLUSONLINE.COM Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) H Badaruddin Kasim menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Pelayanan Publik Tahun 2026, bertempat di ruang rapat RSUD setempat, Jum’at (14/8/2026).
Adapun kegiatan ini bertema “Meningkatkan Mutu Pelayanan RSUD H Badaruddin Kasim Melalui Penguatan Partsipasi Dan Aspirasi Masyarakat Untuk Mendukung Tabalong Pasti Sehat,”.
Direktur RSUD H Badaruddin Kasim, Setyawan Andri Wibowo mengatakan bahwa pihaknya berusaha memberikan pelayanan yang terbaik
untuk masyarakat.
“Memang di RSUD ada beberapa administras-adminsitrasi yang kami harus lalui karena aturan sebagai ASN adminstrasi publik itu harus kita patuhi,” katanya.
Capaian Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) RSUD ini mengalami peningkatan yang sebelumnya di 2024 sebesar 83,75 persen meningkat di 2025 menjari 85,25 persen.
“Alhamdulillah dulu ketika saya awal masuk, tingkat kebersihan rumah sakit ini di angka 65-69 yang hingga saat ini meningkat hingga 80 an,” katanya.
Untuk semakin meningkat layanan, pihaknya mengembangkan berbagai inovasi salah satunya adalah Smart Care yang merupakan layanan rawat jalan secara online yang lebih mudah dan cepat.
Menurutnya, untuk masalah antrean Insya Allah aman tetapi masih terkendala di poli karena terkendala dengan ruangan.
“Nanti di anggaran perubahan, aula lantai dua yang besar itu akan dibikin sekitar 16 poli, pasien gigi anak atau yang sehat bisa keatas dan penyakit dalam dibawah,” tuturnya.
Kemudian untuk inovasi kedua bernama Yan Taro (Layanan Antar Obat ke Rumah Pasien Bagi Pasien Rawat Jalan) yang lahir karena dulu antrean untuk mengambil obat itu lama.
“Ada beberapa kendala pelayanan yang masih lambat padahal resep obat itu waktu pasien berada di poli sudah masuk di apotek. Kita akan cari formula yang terbaik disana,” ujarnya.
RSUD H Badaruddin Kasim juga memiliki antar pasien gratis pasca rawat inap yang tidak bisa dijemput akan diantar sampai ke rumah khusus di Tabalong.
Ia menambahkan bahwa pada seberang rumah sakit ini akan dibangun rumah singgah dan dibangun pada tahun ini kemungkinan bulan Desember sudah bisa digunakan.
“Insya Allah bulan Desember sudah bisa digunakan rumah singgah. Jadi masyarakat yang misalnya rumahnya jauh bisa menggunakan tempat tersebut,” pungkasnya. (lan)
Editor: Khayatun Fatimah
Berita Terkait
SKK Migas dan Polda Kaltim Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas
Festival Budaya Adat Dayak Maanyan Warukin Meriahkan Budaya Lokal
BPBD Balangan Rayakan HUT ke-12 Bersamaan dengan Dirgahayu RI ke-81