Juli 16, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

DPRD Balangan dan BWS Kalimantan III Tinjau Bendung Pitap, Evaluasi DAS dan Atasi Kebanjir

Bagikan Berita di Atas

PARINGIN, TRIBUNIPLUSONLINE.COM Komitmen mencari solusi atas persoalan banjir dan kekeringan di Kabupaten Balangan kembali ditegaskan melalui peninjauan langsung ke Bendung Pitap, Sabtu (4/7/2026). Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, Dr. Ir. Sandi Erryanto, S.T., M.T., turun ke lapangan untuk melihat kondisi bendung sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai keluhan warga terkait dugaan dampak pembangunan jaringan irigasi Bendung Pitap terhadap banjir yang terjadi pada 2025 serta berkurangnya pasokan air yang menyebabkan lahan persawahan mengalami kekeringan dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kawasan bendung, masyarakat dan para petani menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari pendangkalan sungai, perubahan aliran air, hingga distribusi air irigasi yang dinilai belum optimal.

Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif, mengapresiasi respons cepat BWS Kalimantan III yang bersedia turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendengar aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi yang tepat.

“Saya mengapresiasi Pak Plt. Kepala BWS yang bersedia turun langsung ke Bendung Pitap. Ini menunjukkan komitmen untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan, mendengarkan keluhan masyarakat, dan bersama-sama mencari jalan keluar yang terbaik,” ujar Saiful Arif.

Sementara itu, Plt. Kepala BWS Kalimantan III, Dr. Ir. Sandi Erryanto, menegaskan pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) mulai dari wilayah hulu hingga hilir. Kajian tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab persoalan secara komprehensif sehingga penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.

Selain evaluasi DAS, BWS Kalimantan III juga akan menurunkan alat berat dalam waktu dekat guna melakukan pengerukan sedimentasi yang mengendap di badan sungai. Pendangkalan akibat sedimentasi dinilai menjadi salah satu faktor yang menghambat aliran air, sehingga meningkatkan risiko banjir saat musim hujan sekaligus mengurangi pasokan air irigasi pada musim kemarau.

“Kami akan melakukan pengecekan dari hulu hingga hilir agar mendapatkan gambaran yang utuh. Dalam waktu dekat alat berat akan kami turunkan untuk membersihkan sedimentasi di sungai. Kami juga berharap sinergi yang baik antara BWS Kalimantan III dan DPRD Kabupaten Balangan terus terjalin, sehingga berbagai persoalan yang ada dapat segera ditangani secara maksimal,” kata Sandi Erryanto.

Peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran BWS Kalimantan III, staf DPRD Kabupaten Balangan, serta perwakilan masyarakat dan kelompok tani di sekitar Bendung Pitap. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan langkah-langkah konkret yang segera dilaksanakan mampu mengoptimalkan fungsi sungai dan jaringan irigasi, mengurangi risiko banjir, serta menjamin ketersediaan air bagi sektor pertanian di Kabupaten Balangan.(rel)

Editor, khayatun fatimah tribuniplusonline.com