0-0x0-0-0#
Tanjung – TRIBUNEPLUSONLINE.COM Puskesmas Mabuun, Kecamatan Murung Pudak didatangi Tim Penilai Verifikasi Lapangan Penilaian Puskesmas Tingkat Provinsi Kalsel, Rabu (7/10).
Kedatangan tim penilai ini dalam rangka penilaian pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP).
Kepala Puskesmas Mabuun, Hj Tenry Ariny menyampaikan ILP mendekatkan layanan sampai tingkat terbawah seperti pada desa hingga RT.
”Jadi selain di Puskesmas, kita juga melakukan pelayanan di Unit Pelayanan Kesehatan Desa (UPKD) dilanjutkan dengan posyandu,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan hal tersebut sudah selaras dengan program prioritas Tabalong Smart yakni Home Care yang memberikan layanan kesehatan langsung ke rumah.
”Sebenarnya kita sudah melakukan kegiatan ILP dengan adanya Home Care yang ternyata selaras dengan transformasi kesehatan dari Kementerian Kesehatan, yaitu ILP,” ungkapnya.
Tenry menyebutkan ada beberapa posyandu di lingkup Puskesmas Mabuun yang sudah terintegrasi ILP.
”Kami punya 17 posyandu, yang sudah kami lakukan posyandu siklus hidupnya itu sebanyak empat posyandu,” sebutnya.
Ia menambahkan bahwa sekarang posyandu itu tidak hanya melayani bayi dan balita, namun juga melayani siklus hidup baik dari ibu hamil sampai lansia.
”Terkait penilaian kami sudah siap karena kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan, jadi persiapannya lebih ke dokumen saja,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengapresiasi peran dari para Puskesmas sehingga program Home Care dapat berjalan dengan baik.
”Sebelumnya program ini setelah saya menjabat bahkan belum di sosialisasikan, tetapi berkat peran dari kawan-kawan Puskesmas hampir 100% masyarakat di 2025 menikmati layanan ini. Tentunya tujuan ini untuk mencapai ILP, ” katanya.
Terpisah, Tim Penilai ILP, Rahmadi menjelaskan tim penilai pelaksanaan ILP tersebut ada empat bidang, pihaknya juga telah mendatangi dua tempat di wilayah Puskesmas Mabuun ini dan dilajutkan hari ini.
Ia juga menyampaikan penilaian ini tahapannya ada dua, melalui zoom terkait profil dan layanan umum serta inovasi yang dijalankan dan verifikasi lapangan.
”Sementara penilaiannya ada tiga indikator verifikasi, berdasarkan instrumen yang dibuat tim dan telah disampaikan ke masing-masing puskesmas,” pungkasnya.
Berita Terkait
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Tabalong Gelar Aksi Bersih-Bersih Mushola
Kapolres Tabalong Sambangi SMAN 1 Tabalong, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Judi Daring dan Penipuan Digital
PHM Dorong UMKM Binaan Kaltim Tembus Pasar Internasional melalui Trade Expo Indonesia 2026