September 10, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

‎BPBD Tabalong Edukasi Siswa MIN 5 Hadapi Situasi Darurat Bencana

Bagikan Berita di Atas

‎Tanjung – TRIBUNEPLUSONLINE.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan Pemulihan Trauma atau Trauma Healing korban bencana melalui budaya “Siap Selamat Untuk Tabalong Smart”.

‎Adapun peserta kali ini diikuti sekitar 180 an siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Tabalong beserta para guru di Kantor Desa Tanta Hulu, Kecamatan Tanta pada Kamis (10/9).

‎Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI, Kolonel Arh Riyanto Budi Nugroho menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian penanggulangan bencana.

‎”Biasanya untuk penanganan setelah korban dikumpulkan di titik pengungsian dan dilaksanakan trauma healing, khususnya kepada anak-anak supaya psikologisnya tidak terganggu sebagai akibat dari bencana,” katanya.

‎Adapun pada trauma healing ini diadakan permainan dan hiburan agar anak-anak psikologisnya tidak terguncang.

‎”Ini sifatnya latihan, tetapi bisa diimplementasikan dan dipraktekkan apabila suatu saat ada bencana,” jelasnya.

‎Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, Haris Fakhrozi menjelaskan, pada bencana terdapat tiga fase yakni, prabencana, keadaan darurat, dan pasca bencana.

‎”Kita sudah memasuki pasca serta melakukan simulasi terkait apabila terjadi bencana dan daerah ini merupakan bencana banjir sampai karhutla,” jelasnya.

‎Pada kegiatan, ini pihaknya juga memberikan edukasi baik kepada siswa hingga guru untuk membaca dan diperlihatkan bagaimana tanda-tanda kebencanaan.

‎”Sehingga apabila terjadi bencana keadaan darurat dan dilakukan pengungsian pada saat pasca, anak-anak kita sudah paham,” ungkapnya.

‎Simulasi diawali dengan siswa MIN 5 Tabalong melakukan kegiatan seperti biasa.

‎Kemudian sirene dibunyikan yang merupakan peringatan dini akan bencana dan anak-anak dibawa ke titik kumpul dengan panduan petugas.

‎”Setelah itu anak-anak diperlihatkan jalur evakuasinya yang berada di Kantor Desa Tanta Hulu dan kita bawa menggunakan unit yang memang pada saat bencana juga digunakan,” tuturnya.

‎Kegiatan ini melibatkan satuan pendidikan, aparat desa, kecamatan, TNI-Polri hingga Brimob.

‎Kepala MIN 5 Tabalong, H Aliansyah menyambut baik kegiatan yang dapat mengedukasi dan membimbing anak-anak.

‎”Jadi anak-anak itu tidak lagi asing, sudah tahu apa yang harus dilakukan kalau ada bencana hal semacam ini,” ujarnya.

‎Terpisah, Kepala Desa Tanta Hulu, H Muyadi bersyukur trauma healing ini dilaksanakan di wilayahnya.

‎”Ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami karena disini ada beberapa sekolah juga mulai SD, MIN, Tsanawiyah dan Pesantren,” pungkasnya.