Agustus 26, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

Tanaman Jagung Pakan di Desa Harus Terdampak Kekeringan dan Hama, Polsek Muara Harus Lakukan Pemantauan

Bagikan Berita di Atas

TABALONG, TRIBUNEPLUSONLINE.COM Polsek Muara Harus melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pakan di Desa Harus RT 03, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Rabu (25/8/2026) sore.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Muara Harus, yakni Aiptu Suprapto dan Briptu Bima Yauma Yazakka, atas arahan Kapolsek Muara Harus Iptu H. Abdul Gani, S.E.

Pengecekan dilakukan sebagai bentuk pemantauan dan pendampingan terhadap program ketahanan pangan, khususnya pengembangan tanaman jagung pakan di wilayah Kecamatan Muara Harus.

Dari hasil pengecekan diketahui lahan jagung tersebut dikelola oleh Sdr. Arbain dari Kelompok Tani Harapan Kita dengan luas lahan sekitar 1 hektare. Jenis tanaman yang dibudidayakan adalah jagung pakan/bibit hibrida NK 19 yang merupakan bantuan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong.

Saat dilakukan pengecekan, tanaman jagung telah berumur sekitar enam minggu dengan estimasi masa panen pada November 2026. Pola tanam yang digunakan adalah monokultur, sedangkan sumber air berasal dari tadah hujan dan sumur. Lahan tersebut merupakan lahan rawa yang sebelumnya digunakan untuk tanaman padi.

Dalam proses budidaya, petani telah melakukan pemupukan sebanyak dua kali dan penyemprotan gulma sebanyak dua kali.

Namun demikian, terdapat sejumlah kendala dalam pengembangan tanaman jagung tersebut. Lahan masih cukup bergantung pada curah hujan sehingga kondisi cuaca sangat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Selain itu, ditemukan adanya serangan hama berupa ulat, tupai, dan monyet.

Kondisi kekeringan yang terjadi juga cukup berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung diperkirakan mengalami risiko kegagalan panen akibat kekurangan air, sehingga hasil produksi belum dapat dipastikan.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan pengecekan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.

“Polri melalui jajaran kewilayahan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian masyarakat. Apabila ditemukan kendala, khususnya terkait cuaca, ketersediaan air maupun serangan hama, akan dikoordinasikan dengan pihak terkait sehingga dapat dicarikan solusi yang tepat,” ujar Iptu Heri.

Ia menambahkan, pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi sejak dini berbagai kendala yang dapat memengaruhi hasil panen.

“Harapannya, sinergi antara petani, kelompok tani, pemerintah daerah dan Polri dapat terus terjalin dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.(rel)

Editor, khayatun fatimah tribuneplusonline.com