Agustus 3, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

Polsek Banua Lawas Dampingi Tim BKSDA Evakuasi Orang Utan

Bagikan Berita di Atas

TANJUNG, TRIBUNEPLUSONLINE.COM Polsek Banua Lawas bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan, BKSDA Banua Enam, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong berhasil mengevakuasi seekor orang utan yang beberapa hari terakhir sering mendekati permukiman warga di Desa Habau, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong.

Kegiatan evakuasi dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) pagi. Kapolsek Banua Lawas Iptu Gigih Sutanto bersama personel Polsek Banua Lawas melakukan pendampingan terhadap tim gabungan dalam upaya penyelamatan satwa dilindungi tersebut.

Rombongan terlebih dahulu menuju Desa Banua Lawas RT 08 berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa orang utan terakhir terlihat pada Selasa (28/7/2026) sore saat sedang memakan umbut pohon sawit. Selanjutnya, tim bersama warga melakukan penyisiran di kawasan hutan yang diduga menjadi habitat sementara satwa tersebut.

Sesampainya di lokasi, orang utan berjenis kelamin jantan itu berhasil ditemukan sedang berada di atas pohon. Tim BKSDA Kalimantan Selatan kemudian melakukan pembiusan sesuai prosedur penyelamatan satwa liar. Setelah dipastikan dalam kondisi aman, orang utan dievakuasi menggunakan jaring dan dimasukkan ke dalam kandang khusus yang telah dipersiapkan.

Selanjutnya, orang utan tersebut dibawa oleh Tim BKSDA Kalimantan Selatan menuju Banjarbaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Keberhasilan evakuasi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Selama beberapa hari terakhir, keberadaan orang utan di sekitar lahan pertanian dan perkebunan membuat sebagian warga merasa khawatir untuk beraktivitas di sawah maupun kebun.

Kegiatan evakuasi selesai sekitar pukul 11.00 WITA dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar berkat sinergi antara aparat kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi.”Evakuasi ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara Polri, BKSDA, KPH, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan warga sekaligus melindungi satwa liar yang dilindungi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa maupun diri sendiri apabila menemukan satwa liar memasuki kawasan permukiman, namun segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara profesional,” ujar Iptu Heri Siswoyo.(rel)

Editor, khayatun fatimah tribuneplusonline.com