Juli 17, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

Pemkab Balangan Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Percepat Penurunan Stunting Demi Wujudkan Generasi Berkualitas

Bagikan Berita di Atas

PARINGIN TRIBUNE PLUS ONLINE COM Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting melalui sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan dalam Pertemuan Stakeholder Lintas Sektor Program Penguatan Integrasi Layanan Kesehatan Primer yang berlangsung di Aula I Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan ini mempertemukan berbagai mitra strategis, di antaranya Yayasan Sinergi Indonesia Peduli, Yayasan Amanah Bangun Negeri, PT Adaro Indonesia, PT Saptaindra Sejati (SIS), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan. Kegiatan tersebut menjadi forum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H. Ahmad Sauki, menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu program prioritas daerah karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Keberhasilan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Diperlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun organisasi masyarakat agar intervensi yang dilakukan lebih terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai strategi penguatan layanan kesehatan primer, mulai dari peningkatan gizi bagi ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi kesehatan keluarga, hingga penguatan akses pelayanan kesehatan dasar yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Balangan.

Selain merumuskan strategi, seluruh pemangku kepentingan juga menyusun rencana aksi bersama yang mencakup pembagian peran setiap sektor, penguatan koordinasi, serta mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala. Langkah ini diharapkan mampu memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga mitra dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat penurunan angka stunting. Melalui dukungan berbagai pihak, intervensi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga menyentuh faktor pendukung seperti edukasi, pemenuhan gizi, sanitasi, serta pemberdayaan keluarga.

Pemerintah Kabupaten Balangan optimistis sinergi yang terus diperkuat akan mampu menekan prevalensi stunting secara signifikan. Dengan demikian, cita-cita melahirkan generasi Balangan yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah di masa mendatang dapat terwujud. ( rel )

editor khayatun fatimah tribuneplus online com