Mei 16, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

BPBD HSU Kunjungi BPBD Balangan Untuk Belajar Menyusun Dokumen Jitupasna

Bagikan Berita di Atas

PARINGIN TRIBUNEPLUSONLINE.COM
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menerima kunjungan kerja BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dalam rangka sharing dan pembelajaran penyusunan dokumen Kajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna), Rabu (13/5/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Ruang Tamu Kepala Pelaksana BPBD Balangan tersebut menjadi ajang bertukar pengalaman terkait penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Rombongan BPBD HSU dipimpin langsung Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR), Lisa Arianti, dan diterima Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, bersama jajaran Bidang RR serta tim penyusun dokumen Jitupasna BPBD Balangan.

Dalam kesempatan itu, Lisa Arianti mengatakan pihaknya datang untuk mempelajari praktik penyusunan dokumen Jitupasna yang selama ini telah diterapkan BPBD Balangan.

Menurutnya, dokumen Jitupasna memiliki peran penting sebagai dasar pengusulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah pusat setelah terjadi bencana.

“Kami datang untuk belajar dan sharing pengalaman. BPBD Balangan sudah cukup berpengalaman dalam menyusun dokumen Jitupasna yang komprehensif. Kami ingin mempelajari metode pengumpulan data, analisis kebutuhan hingga teknik penyusunannya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, selama ini BPBD HSU belum memiliki dokumen Jitupasna secara lengkap, sehingga kunjungan tersebut diharapkan menjadi bekal penting untuk diterapkan di daerahnya.

“Kami sangat terbantu dengan sharing ini. Mudah-mudahan ke depan kami bisa menerapkannya di BPBD HSU,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antar daerah dalam meningkatkan kapasitas penanganan pasca bencana.

Menurutnya, dokumen Jitupasna merupakan salah satu dokumen kunci dalam percepatan pemulihan pasca bencana karena menjadi dasar penentuan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kalau datanya akurat dan sistematis, peluang bantuan dari pemerintah pusat tentu akan lebih besar. Kami siap berbagi pengalaman agar kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan semakin kuat dalam aspek rehabilitasi dan rekonstruksi,” jelasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan diskusi teknis serta penyerahan contoh dokumen Jitupasna milik BPBD Balangan sebagai bahan referensi bagi BPBD HSU.

Kedua belah pihak juga sepakat untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi lanjutan, khususnya dalam pendampingan penyusunan dokumen Jitupasna apabila terjadi bencana di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.(rel ) editor khayatun fatimah tribuneplus online.com