April 18, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

DPRD Balangan Apresiasi Kegiatan Konsultasi Publik Kajian Risiko Bencana

Bagikan Berita di Atas

PARINGIN, TRIBUNEPLUSONLINE.COM Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Bapperida menggelar Konsultasi Publik Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Balangan Tahun 2025 di Aula Bapperida, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyampaikan hasil kajian sementara, menghimpun masukan dari berbagai elemen, serta memperkuat arah mitigasi bencana di tingkat daerah.

Anggota DPRD Kabupaten Balangan dari Partai Amanat Nasional (PAN), Fathurrahman, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap penyusunan KRB 2025. Ia menilai bahwa penyusunan kajian risiko bencana merupakan langkah krusial dalam memastikan keselamatan masyarakat dan ketahanan daerah dari berbagai potensi ancaman bencana, baik yang bersifat alam maupun non-alam.

“Penyusunan kajian risiko bencana adalah langkah strategis. Melalui kajian ini, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat dan terarah dalam melindungi masyarakat,” ujar Fathurrahman.

Ia menekankan pentingnya pelibatan unsur masyarakat secara lebih luas dalam proses konsultasi publik. Menurutnya, tokoh desa, organisasi kepemudaan, hingga relawan kebencanaan memiliki peran besar dalam memberikan data, informasi, dan perspektif lapangan yang memperkaya hasil kajian.

“Kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah atau BPBD saja, tetapi membutuhkan sinergi bersama. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, hasil kajian akan lebih lengkap dan implementatif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fathurrahman berharap dokumen KRB 2025 dapat diintegrasikan dengan program pembangunan daerah, terutama yang berkaitan dengan tata ruang, pembangunan infrastruktur, serta pendidikan kebencanaan. Dirinya mendorong adanya investasi yang seimbang antara mitigasi struktural dan non-struktural agar potensi risiko dapat ditekan sejak dini.

“Kami di DPRD mendukung penuh agar kajian ini tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar diterapkan dalam kebijakan nyata. Harapan kami, semua OPD dapat merespons hasil kajian ini dengan rencana aksi yang terukur, sehingga masyarakat Balangan semakin siap dan terlindungi,” tegasnya.

Melalui kegiatan konsultasi publik ini, Pemerintah Kabupaten Balangan diharapkan mampu memperkuat manajemen risiko bencana secara menyeluruh, sekaligus meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di masa mendatang ( dzr)

Editor khayatun fatimah tribuneplusonline.com

Loading