April 18, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pasar Tanjung

Bagikan Berita di Atas

TANJUNG,TRIBUNEPKUSONLINE.COM, Masyarakat sekitaran Pasar Tanjung pada hari Kamis 16 Januari 2025 di hebohkan dengan sebuah peristiwa tragis meninggal nya seorang perempuan berinisial HL (43th) di duga mengalami penganiyaan pada sebuah toko yang berada di kawasan Pasar Tanjung ( 16/1/25)

Berdasarkan informasi awal, terduga pelaku berinisial H (30), warga Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. Saat ini, pelaku masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan temuan awal, dugaan motif pelaku yang merupakan karyawan korban adalah dendam pribadi terhadap korban. Hal ini diperkuat oleh pesan singkat dari pelaku yang telah di-screenshot oleh korban dan dikirimkan kepada keluarganya sebelum kejadian.

Setelah insiden tersebut, korban langsung dilarikan ke RSUD H. Badaruddin Tanjung. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan, dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Menurut keterangan pihak medis RSUD H.Badaruddin Tanjung, berdasarkan hasil pemeriksaan luar, dugaan sementara kematian korban diduga akibat luka tusuk, untuk lebih lengkapnya kita menunggu hasil visum.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Personil kami sudah bergerak untuk menyelidiki kasus ini lebih dalam, termasuk upaya pencarian terduga pelaku. Kami berkomitmen untuk segera mengungkap kasus ini demi memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya,” ujar Kapolres Tabalong.

Hingga saat ini, polisi masih menggali informasi dan mengumpulkan bukti-bukti yang relevan untuk mengungkap motif dan kronologi pasti kejadian tersebut.

Imbauan kepada Masyarakat
Kapolres Tabalong juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang. “Kami meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan,” tambahnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius kepolisian dan diharapkan dapat segera terungkap dalam waktu dekat.(*)

Loading