Juni 20, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

Pemkab Tabalong Gelar Temu Kader dan Salurkan Bantuan Sosial

0-0x0-0-0#

Bagikan Berita di Atas

Tanjung – TRIBUNEPLUSONLINE.COM Dinas Sosial, P3AP2KB menggelar kegiatan silahturahmi dan temu kader sekaligus penyerahan bantuan sosial, Jum’at (19/6/2026) bertempat di jabatan Bupati Tabalong.

Kegiatan tersebut dihadiri para kader sosial, pendamping keluarga, dan berbagai unsur yang selama ini terlibat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tabalong.

Kepala Dinas Sosial, P3AP2KB H Syam’ani menyampaikan hari ini pihaknya menghadirkan 50 kader dan 50 penerima manfaat bantuan sosial yang mewakili Kecamatan Bintang Ara, Tanta, Tanjung, dan Murung Pudak.

Dalam rangka memperkuat pelayanan keluarga berencana, pembangunan keluarga, serta kependudukan di tingkat desa dan kelurahan, telah dibentuk Tim Penggerak Keluarga (TPK) sebanyak 1.708 orang.

‘”Kader ini adalah ujung tombak yang membantu masyarakat dalam edukasi, pendampingan, serta penggerakan program bangga kencana agar keluarga Tabalong sehat, sejahtera, dan semakin berkualitas,” tuturnya.

Selain itu, Pemkab Tabalong terus berupaya mengurangi beban masyarakat melalui berbagai bantuan sosial kepada kelompok rentan seperti anak, lansia, disabilitas, dan keluarga miskin agar kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

“Setidainya ada 12 macam bantuan yang sebagian sudah terlaksana. Semoga semua program ini membawa manfaat besar dan nyata bagi masyarakat Tabalong,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengucapkan apresiasi kepada para kader sosial dan pendamping keluarga yang selama ini telah bekerja keras membantu pemerintah dalam menjalankan berbagai program sosial.

“Terima kasih karena selama ini telah bekerja dengan baik sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan lancr,” katanya.

Selain itu, Bupati juga menegaskan penanganan stunting masih menjadi salah satu fokus utama Pemkab Tabalong

Oleh karena itu, dirinya ingin para kader terus mengawal program pemberian makanan tambahan dan memastikan konsumsi gizi bagi anak-anak berjalan secara optimal.

“Upaya ini sangat penting dilakukan karena dapat mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan,” tegasnya.

Tak hanya masalah gizi, Bupati juga ingin para kader sosial segera melaporkan apabila menemukan anak yang putus sekolah di wilayah masing-masing.

“Jika terdapat anak yang putus sekolah, segera laporkan dengan Dinas Sosial atau Dinas Pendidikan agar mereka tetap bisa mendapatkan akses pendidikan,” pungkasnya. (lan)

Editor: Khayatun Fatimah