Juni 3, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

Polsek dan Petani Desa Sungai Pimping Tanam Jagung Hebrida Demi Terwujud Ketahanan Pangan

Bagikan Berita di Atas

TANJUNG TRIBUNE PLUS ONLINE COM Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, Kelompok Tani Warga Sedarah binaan Polsek Tanjung Kota melaksanakan kegiatan penanaman jagung pada Rabu (3/6/2026) di Desa Sei Pimping RT. 06, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Kegiatan penanaman dilaksanakan di lahan milik Sahrani dengan luas sekitar 1 (satu) hektar. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tanjung Kota Ipda Ferry Andika Mei Hermawan, S.H., M.M., Kepala Desa Sei Pimping Abdul Hasan, Koordinator BPP Kecamatan Tanjung Lia Susilawati, S.P., Bhabinkamtibmas Desa Sei Pimping Aipda Didit Amrollah, Babinsa Desa Sei Pimping Kopda Ilham, anggota Polsek Tanjung Kota, serta pemilik lahan dan anggota Kelompok Tani Warga Sedarah.

Adapun jagung yang ditanam merupakan jagung pakan jenis Hibrida RK 19 dengan pola tanam tumpangsari. Lahan yang digunakan seluas 1 hektar dengan sumber air yang masih mengandalkan tadah hujan. Pengolahan tanah dilakukan secara manual menggunakan metode ditugal, sedangkan pemeliharaan tanaman dilakukan oleh Kelompok Tani Warga Sedarah Desa Sei Pimping. Panen diperkirakan akan dilaksanakan pada Oktober 2026, sementara estimasi hasil panen masih belum dapat dihitung secara pasti karena adanya beberapa kendala yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman.

Beberapa kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber air karena lahan masih mengandalkan curah hujan dan penyiraman manual. Kondisi tersebut dapat menyebabkan tanaman mengalami kekurangan air apabila terjadi musim kemarau panjang. Selain itu, distribusi air yang tidak merata saat penyiraman manual berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman. Petani juga perlu melakukan pengawasan intensif terhadap serangan hama seperti babi, monyet, tupai, dan ulat yang dapat merusak tanaman jagung.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan melalui pendampingan dan sinergi bersama kelompok tani serta instansi terkait.

“Melalui kegiatan penanaman jagung ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong. Polri akan terus mendukung dan mendorong para petani agar mampu mengoptimalkan lahan pertanian yang dimiliki sehingga program Swasembada Pangan Tahun 2026 dapat tercapai dengan baik,” ujar Iptu Heri Siswoyo.

Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai bentuk sinergitas antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, TNI, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.(rel (

editor khayatun fatimah tribuneplus online com