0-0x0-0-0#
Tanjung – TRIBUNEPLUSONLINE.COM DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tabalong menggelar pasar murah, pasar tani, hingga pembagian bibit gratis.
Kegiatan yang bertempat di depan kantor DPD PKS Tabalong, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tanjung ini dilaksanakan dalam rangka Milad PKS ke-24 sekaligus reses anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Firman Yusi, Kamis (14/5/2026).
Politisi PKS tersebut pun menjelaskan, pada Milad tahun ini mengusung tema pangan, ekonomi, dan energi.
“Kebetulan hari ini kita melaksanakan pasar murah terkait ekonomi, kemudian pasar tani dan pembagian bibit terkait pangan,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan, pada kegiatan ini pihaknya menyediakan sembako di bawah harga pasar yang bekerjasama langsung dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.
“Ada 300 liter minyak goreng merk Minyak Kita kemasan dua liter, kemudian 300 kg gula pasir dan tepung terigu dua merk masing-masing 50kg,” sebutnya.
Selain itu, terdapat juga beras berbagai merk mulai dari Beras Sabuyung kemasan 4 kg sebanyak 10 pcs dan kemasan 2 kg 20 pcs, sampai Beras Jaro 10 pcs.
Sementara untuk pembagian bibit gratis ini diantaranya cabai tiung, cabai besar, cabai keriting, terong ungu, terong beras, hingga tomat.
“Ini dibagikan kepada kader dan masyarakat agar bisa menanam di rumah masing-masing sebagai bagian dari ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.
Pembagian bibit ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap ramalan cuaca bahwa tahun 2026 ini akan mengalami kemarau yang jauh lebih panjang atau biasa disebut el nino godzilla.
“Kalau bibit tanaman itu tersedia itu totalnya 1.500 bibit, jadi ada 250 bibit per jenis tanaman yang kita siapkan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan kegiatan ini merupakan inisiasi dari para anggota dewan PKS untuk memperkuat program Gudang Pangan.
“Gudang Pangan sebelumnya sudah diluncurkan di tingkat provinsi agar kader dan masyarakat bisa mengakses bahan pokok dengan harga yang lebih adil di tengah kondisi ekonomi sekarang,” katanya.
Pada Milad ini juga PKS meluncurkan aplikasi bernama PaKIS (Pasar Kita Semua) yang mempertemukan kader yang memiliki produk.
“Jadi untuk kader yang memiliki produk apakah dia petani, pengrajin, pengusaha boga jadi mempertemukan kader yang punya produk dan kader yang membutuhkan produk,” pungkasnya.
Ia juga mengatakan aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh kader seluruh di Indonesia bahkan untuk masyarakat umum juga.
Editor: Khayatun Fatimah
Berita Terkait
Perkuat Data Geospasial untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat
BNNK Tabalong Tes Urine Driver Keberangkatan Haji
Sri Huriyati Hadi Apresiasi Masyarakat Hidup Sehat di Momentum HUT ke-23 Balangan