TANJUNG, TRIBUNEPLUSONLINE.COM
Selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kabupaten Tabalong, menargetkan 1000 beasiswa sarjana untuk masyarakat Tabalong yang menjadi salah satu program prioritas Tabalong Smart untuk tahun 2025 – 2030. Program Beasiswa 1.000 Sarjana Tabalong Smart menyasar 75 persen mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan 25 persen mahasiswa dengan prestasi Akademik dan Non Akademik.

Menurut Bupati Tabalong, HM Noor Rifani atau Haji Fani menyebutkan bahwa program beasiswa 1000 sarjana Tabalong Smart memiliki peran strategis selain untuk meningkatkan derajat pendidikan masyarakat juga memastikan bahwa masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan pendidikan tinggi dan merubah derajat ekonomi keluarga.
“Ini akan memberi multiple effect, baik secara kualitas SDM juga pengentasan kemiskinan”, terang Haji Fani.
H.Fani juga menambahkan bahwa yang membedakan beasiswa 1000 sarjana Tabalong Smart dengan beasiswa yang dianggarkan setiap tahunnya oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong adalah sebelumnya hanya menyasar mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, kedepannya beasiswa diberikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan non akademik.
Bupati Tabalong telah menunjukkan Dinas Sosial yang akan menjadi SKPD pengampu untuk beasiswa mahasiswa dari keluarga tidak mampu sedangkan untuk beasiswa mahasiswa berprestasi akan di ampu oleh Disporapar.
Ditempat terpisah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabalong melalui sekretaris nya menjelaskan, dalam upaya mendukung program Bupati Tabalong Dinas sosial telah menyiapkan beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu dan sudah kami jalankan, realisasinya kami bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk dilakukan pendataan, sedangkan mahasiswa yang berprestasi akan dikelola oleh Dispora,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Tabalong, Rahman.
Pemkab Tabalong, disebutkan telah mempelajari formulasi dan regulasi penyaluran beasiswa umum dari berbagai daerah, mulai dari Pemkab Balangan, Pemprov Kaltim, Pemkab Bojonegoro, hingga Pemkot Surabaya.
Diinformasikan, setiap daerah memiliki mekanisme tersendiri dalam menyalurkan beasiswa. Oleh karena itu, Pemkab Tabalong akan menentukan relevansi sistem beasiswa tersebut sesuai dengan kondisi di daerah.( rel )
Editor Khatun Fatimah tribunelusonline.com
![]()
Berita Terkait
Hj Desi Suryanti Dipercaya Pimpin Pramuka Tabalong
Asah Kemampuan dan Profesionalisme, Polres Tabalong Gelar Latihan Beladiri dan Uji Kenaikan Pangkat
Program 1 Desa 1 Wi-Fi Tabalong Mendapat Apresiasi Gubernur Kalsel pada HLM TP2DD 2026