Mei 25, 2026

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis dan Demokratis

DKUPP Tabalong Pastikan Tidak ada Kenaikan Harga Sembako Menjelang Ramdhan 1445 H

Bagikan Berita di Atas

TANJUNG, TRIBUNEPLUSONLINE.COM. Mendekati Bulan Ramadan 1445 Hijriah sejumlah kebutuhan pokok di prediksi bekal naik, seperti Beras dengan berbagai Merek, Minyak Goreng , Cabe Keriting dan Merah, Telor, Ayam Potong, serta Daging. Dari berbagai prediksi ternyata tidak ada kenaikan, hanya saja terdapat kenaikan pada beras lokal medium ‘Sihirang’ mengalami kenaikan.

Berdasar laporan harga rata-rata barang dan barang penting di Pasar Tanjung Tabalong dua hari terakhir oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong beras Sihirang naik sebesar Rp 1.000./ kg

Dua hari terakhir harga beras lokal medium Sihirang naik sebesar Rp 14.000, yang sebelumnya di harga Rp 13.000 perkilonya. Sedangkan untuk beras lokal premium, seperti unus mutiara, unus lantik tidak mengalami kenaikan atau penurunan. Berada di harga sekitar Rp 16.000 – 17.000 perkilonya.

Menurut kepala Kepala DKUPP Kabupaten Tabalong, H Syam’ani melalui Kabid Perdagangan dan Kemetrologian, Noviana Eredha, meskipun beras lokal mengalami kenaikan harga, namun ketersediaannya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tabalong. “Terutama pada bulan Ramadan nanti,” ujar Noviana, Sabtu (2/3).

Ia menyebut ketersediaan tersebut, terpantau dari ketersediaan stok beras di pasar Tanjung, ritel-ritel modern dan distributor bulog.

“InsyaAllah masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaannya,” ungkapnya.

Ia menuturkan pemerintah selalu berupaya melakukan kestabilan harga untuk Bapokting di Tabalong demi kenyamanan masyarakat. Terutama dalam berbelanja.

“Pemerintah selalu mengupayakan, selain rutin mengadakan kegiatan Pasar murah yang turut serta melibatkan Bulog juga melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah salah satu program dari Badan Pangan Nasional,” tuturnya.

Untuk itu, ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tabalong agar tidak khawatir apalagi sampai panik terkait stok beras menjelang Ramadan sampai menjalani puasa nanti.

“Jangan khawatir tentang ketersediaan stok beras di tingkat pasar maupun agen, jangan melakukan (panic buying), berbelanjalah sesuai kebutuhan saja,” tutupnya ( rel )

Editor: Khatun Fatimah tribuneplusonline.com.

Loading