![]()
TANJUNG, TRIBUNEPLUSONLINE.COM Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Melalui Komisi Satu DPRD menggelar rapat kerja, dan memanggil Dinas Kesehatan untuk mempertanyakan langsung terkait rencana Relokasi Puskesmas Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong yang menelan anggaran biaya 6.7 milyar lebih .
Rapat kerja Komisi 1 DPRD Kabupaten Tabalong bersama Dinas Kesehatan di pimpin langsung oleh ketua Komisi satu H. Supiani, S.Pd di dampingi oleh Wakil Ketua satu, Jurni SE, anggota Komisi satu DPRD Kabupaten Tabalong, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, dan sejumlah Kepala Bidang Dinas Kesehatan diruang Rapat Pimpinan lantai 1 Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Tabalong ( Rabu 3 Mei 2023 )
Menurut Ketua Komisi satu H.Supiani,S.pd saat melakukan rapat kerja bersama Dinas Kesehatan menjelaskan, Dewan pada hari ini senagaja mengagendakan rapat kerja bersama Dinas kesehatan, karena menurut Dewan hingga saat ini relokasi pembangunan Puskesmas Jaro belum terlaksana, padahal anggaran sudah kita gelontorkan sejak tahun 2019 yang lalu .
Selain itu, Lahan/ Tanah bangunan sudah disiapkan oleh pemerintah daerah tinggal pembangunan nya saja, perlu kita ketahui bersama, bahwa masalah kesehatan tidak bisa kita tunda-tunda ” oleh sebab itu tahun ini, Tahun 2023 pembangunan gedung Puskesmas Jaro harus terlaksana ” kata ketua Komisi satu.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil ketua satu DPRD Kabupaten Tabalong Jurni SE , meminta kepada Dinas Kesehatan untuk secepatnya melakukan pembangunan Puskesmas yang sudah direncanakan , ” apa lagi yang kita tunggu , karena Anggaran sudah tersedia ” kata Jurni SE .

Politikus Partai Golkar, yang saat ini menjabat sebagai Wakil ketua Satu DPRD Kabupaten Tabalong menambahkan, Relokasi Puskesmas Kecamatan Jaro selayaknya dilaksanakan, mengingat perkembangan Daerah begitu pesat, apalagi Kecamatan Jaro berdekatan dengan perbatasan Provinsi tetangga ” harapan kita wilayah tetangga bisa memanfaat puskesmas kita ” ujar nya .
Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong yang diwakili oleh Sekertaris Dinas Kesehatan menjelaskan, pembangunan Puskesmas Kecamatan Jaro hanya menunggu tahap pelaksanaan, sebab Dinas kesehatan telah menyampaikan kepada Bupati Tabalong terkait dengan titik lokasinya jadi mudah-mudahan tidak lagi menunda pembangunan hingga 2025.
Secara kultur ada kelebihan dan kekurangan dari 2 lokasi rencana pembangunan, pertama secara luas lahan ini sangat memungkinkan untuk pengembangan karena memiliki lahan sekitar 4 hektar.
Masih menurut Sekretaris Dinas Kesehatan menambah kan , ada lokasi yang lumayan luas kondisi saat ini bahwa ini tentunya tidak sama dengan lokasi awal, harus dilakukan pengupasan dan tentu akan menambah anggaran ( Rel dprd)
Editor Riyanmaulana tribuneplusonline.com
Berita Terkait
Legislator Balangan Dorong Sinergi Pengawasan DPRD dan Pembangunan Daerah
Ketua DPRD Balangan Hj Lindawati hadiri pameran kerajinan bergengsi inacraft 2026
Legislator Balangan Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital